NEWS

Beberapa faktor lain yang juga dapat menyebabkan neuritis optik adalah: Obat-obatan, misalnya beberapa jenis antibiotik dan pil kina. Infeksi bakteri (contohnya sifilis dan penyakit Lyme) atau infeksi virus (contohnya campak, herpes, dan gondongan). Penyakit lainnya, seperti sarkoidosis, lupus, penyakit vaskuler, diabetes,  glaukoma dan defisiensi vitamin...

Neuritis Optik paling sering ditemukan pada penderita usia muda, biasanya wanita. Neuritis optik dapat juga terjadi pada anak-anak, namun gejalanya sedikit berbeda. Neuritis optik pada anak-anak memberikan gejala buram mendadak pada kedua mata (bukan pada satu mata) dan biasanya terjadi setelah anak tersebut menderita panas badan atau setelah gejala-gejala influensa...

Neuritis Optik adalah Suatu peradangan yang mengenai saraf mata, umumnya disebabkan oleh kerusakan selaput pembungkus saraf. Proses ini merupakan suatu proses autoimun (proses dimana daya tahan tubuh menyerang bagian tubuh sendiri karena bagian tubuh tersebut dianggap sebagai benda asing). Sebagian kecil peradangan saraf mata dapat disebabkan oleh...

SELAMAT HARI ANAK NASIONAL, 23 JULI 2020 "Anak Terlindungi, Indonesia Maju" اَللَّهُمَّ امْلَأْ قُلُوْبَ أَوْلَادِنَا نُوْرًا وَحِكْمَةً وَأَهْلِهِمْ لِقَبُوْلِ نِعْمَةٍ وَاَصْلِحْهُمْ وَاَصْلِحْ بِهِمُ الْأُمَّةَ “Ya Allah, penuhilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang pantas menerima nikmat, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki...

Gunakan gawai maksimal 2 jam dan jaga jarak minimal 40-50 cm Kurangi tingkat kecerahan layar Bila menggunakan gawai lebih 2 jam secara terus menerus maka terapkan Rumus 20-20-20 atau dengan relaksasi mata Rumus 20 : 20 : 20 Setiap 20 menit menatap layar gawai, istirahatkan...

Membaca atau menggunakan gawai/computer/menonton video dalam waktu lama Memaksa untuk melihat dalam penglihatan redup Paparan sinar yang sangat terang atau glare Refleks kedip berkurang Pengguna mempunyai gangguan refraksi (perlu kacamata) Sumber: http://p2ptm.kemkes.go.id/...

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 menjadi tingkat pandemik pada Rabu (11/3/2020) lalu. Adapun kenaikan tingkat penyebaran ini diumumkan ketika jumlah kasus terinfeksi virus corona mencapai lebih dari 100.000 kasus secara global. Diketahui, penyebaran virus corona menjadi masif lantaran...

Call Now

Assalamualaikum, kami senang mendengar anda.

contact with us